Basic Grammar A1 - A2


MODAL AUXILIARY: Pengertian, Kegunaan, Contoh dalam Bahasa Inggris | Joesin

Share this page  

img-fluid

Dalam percakapan sehari-hari, kita sering sekali melakukan dialog dua arah dengan orang. Entah itu meminta izin, menanyakan waktu luang, atau menanyakan rencana. Jadi kita akan mengupas bagaimana kamu bisa mengoptimalkan komunikasi tersebut dengan bahasa Inggris.

Perhatikan contoh berikut:

Aku (bisa) ngomong tiga bahasa.

Aku (harus) ketemu dosenku siang ini.

Aku (gak bisa) masak.

Kamu (boleh) pulang sekarang.

Setiap kata yang saya taruh dalam tanda kurung adalah kata yang memberikan konteks tertentu dalam ucapan. Kata-kata inilah yang kita sebut sebagai modal auxiliary.

Sekarang kita artikan ke dalam bahasa Inggris.

I (can) speak three languages.

I (must) see my lecturer this afternoon.

I (cannot) cook.

You (may) go home now.

Jika kamu sudah menemukan konteks penggunaan dari modal auxiliary, mari kita kita lanjutkan ke pembahasan berikutnya.

Struktur Kalimat dengan Modal Auxiliaries

Kalimat positif: Subject + modal auxiliary + verb-1

I can sing a song.

Kalimat negatif: Subject + modal auxiliary + NOT + verb-1

I cannot sing a song.

Kalimat tanya: Modal auxiliary + Subject + verb-1

Can you sing a song?

Kalimat tanya dengan WH Question: WH Question + modal auxiliary + subject + verb-1

How can you sing a song?

 

Bentuk-bentuk Modal Auxiliaries

Can (bisa, dapat, mampu)

Can I borrow your car? (Bisakah aku pinjam mobilmu?)

Could (bisa, dapat, mampu)

I couldn’t come to the meeting. (Aku gak bisa datang ke rapat)

May (boleh/mungkin)

May I drop in on your house? (Bolahkah aku mampir rumahmu?)

Might (boleh/mungkin)

You might drop in my house. (Kamu boleh mampir rumahku)

Should (sebaiknya)

You should do a diet. (Kamu sebaiknya diet)

Had better (lebih baik)

You had better study now. (Kamu lebih baik belajar sekarang)

Must (harus)

You must keep your words. (Kamu harus menepati janjimu)

Will (akan, hendak)

I will see you tonight. (Aku akan menemuimu nanti malam)

Would (akan, mau)

Would you please open my email? (Maukah Anda membuka email saya?)

Have to (harus)

I have to go home soon. (Aku harus pulang segera)

Ought to (benar-benar harus)

She ought to study harder. (Dia benar-benar harus belajar lebih giat)