Intermediate Grammar B1-B2


Perbedaan WILL dan BE GOING TO dan Contoh | Joesin Translation

Share this page  

img-fluid

Dalam mengutarakan ucapan atau tulisan yang merujuk pada rencana mendatang memang lebih sering kita temukan dalam simple future tense (Will). Namun, ada kalanya presen continuous tense (be going to) juga merujuk pada konteks yang sama. Mungkin untuk pelajar Indonesia yang sudah berada di tingkat lanjutan akan sangat berguna mengetahui perbedaan keduanya agar akurasi bahasa Inggrisnya semakin meningkat. Bagaimanapun, keduanya memiliki sedikit perbedaan konteks.

(Tulisan ini diproduksi oleh Joesin Translation)

a.      Will dipakai saat kita berencana tepat di waktu kita bicara, dan be going to dipakai saat kita sudah memutuskan sebuah rencana sebelum kita bicara.

Perhatikan contoh berikut:

 

Rina’s phone doesn’t work. She tells her mother.

(Telepon Rina tidak berfungsi. Dia memberitahu ibunya)

Rina: My phone doesn’t work. Can you fix it for me or buy the new one, Mum?

(Teleponku tidak berfungsi. Bisakah Ibu memperbaikinya atau membelikan yang baru?)

Mother: Well. I’ll buy the new one for you.

(Baiklah. Ibu akan membelikan yang baru untukmu)

Konteks: Saat si ibu berbicara, sebelumnya dia tidak punya rencana apa-apa untuk membelikan telepon genggam baru.

 

Then, the mother tells her husband.

(Kemudia si Ibu memberitahu suaminya)

Mother: Can you buy the phone for Rina?

(Bisakah kamu membelikan telepon untuk Rina?)

Father: She told me yesterday. Well, I am going to buy her the new one.

(Dia memberitahuku kemarin. Ya, aku akan membelikannya yang baru)

Konteks: Si ayah sudah tahu bahwa telepon genggam Rina rusak. Sebelum istrinya bilang, dia memiliki rencana untuk membelikan Rina telepon baru.

 

b.      Gunakan be going to (bukan will) saat kita memprediksi kejadian mendatang dengan yakin sebab kita memperhatikan tanda di sekitar kita begitu jelas.

Perhatikan contoh berikut:

Look at the sky. The black cloud is coming. It’s going to rain.

(Perhatikan ke langit. Awan hitam datang. Akan hujan)

I feel bad of my throat. I think I’m going to have sore throat.

(Aku merasa tenggorokanku gak enak. Aku pikir aku akan sakit tenggorokan)

Traffic jam stops me here. I’m going to arrive lately.

(Macet membuatku terhenti di sini. Aku akan telat sampai)

 

c.      Gunakan Will (bukan be going to) saat kita memprediksi kejadian mendatang, namun itu hanya asumsi kita pribadi.  Biasanya kita gabungkan dengan beberapa keterangan lain seperti:

Probably (mungkin)

I’ll probably be late this evening.

(Aku mungkin aja telat petang nanti)

 

Sure (yakin)

You have to meet Tania. I am sure you’ll like her.

(Kamu harus ketemu Tania. Aku yakin kamu akan menyukainya)

 

Bet  (yakin)

I bet I will get a good job after graduate

(Aku yakin aku akan mendapatkan pekerjaan yang bagus setelah wisuda)

 

Think  (pikir)

I think she will be alright

(Aku pikir dia akan baik-baik saja)

 

Suppose  (mengira)

I suppose we will meet Roy at the seminar.

(Aku kira kita akan bertemu Roy di seminar)

 

Guess (menduga)

I guess we’ll see you next month.

(Aku menduga kita akan bertemu lagi bulan depan)

 

Artikel Terkait

Simple Future Tense Bahasa Inggris

Will VS Shall Bahasa Inggris

Will VS Be Going to Bahasa Inggris

Kapan Will diucapkan Saat Bicara Bahasa Inggris?
Arti Be About To Bahasa Inggris