Basic Grammar A1 - A2


Possessive Noun dan Aturan Aturan Penggunaan Apostrophe Bahasa Inggris | Joesin

Share this page  

Pernahkah kamu mendapatkan pertanyaan seperti ini, buku siapa itu? Apa yang akan kamu jawab? Semisal itu buku milik seseorang bernama Tara. Tentu kamu akan jawab itu buku Tara, kan? Baik, inilah yang akan kita pelajari bersama; noun possession (kata benda kepemilikan)

Perhatikan contoh berikut:

The baby’s face is oval (Wajah bayi itu lonjong)

The teacher’s name is Gunawan (Nama guru itu Gunawan)

Kata yang dipertebal merupakan gabungan. Kata benda inti (head) terletak pada kata kedua. Semisal kata teacher’s name. Kita menitikberatkan fokus kita pada name. Sedangkan itu, kata benda dengan apostrof (‘) sebelum name adalah noun possession. Ada beberapa aturan yang harus kamu tahu ketika menuliskan kata benda kepemilikan ini.

Aturan 1: Gunakan apostrof (‘) dan –s untuk menunjukkan kepemilikan. The baby’s face berarti wajah milik si bayi. The teacher’s name berarti nama milik guru tersebut. 

   Sukma’s doll is new. (Boneka milik Sukma baru)

   Anjar’s package has been arrived. (Paketan milik Anjar sudah sampai)

Aturan 2: gunakan hanya apostrof (‘) pada kata benda jamak yang diakhiri huruf s.

The babies’ face is oval (wajah bayi-bayi itu lonjong)

           The teachers’ name is Gunawan and Jatmiko (Nama guru-guru itu adalah Gunawan dan Jatmiko)

Aturan 3: gunakan apostrof (‘) dan huruf s pada kata benda jamak yang tidak beraturan (irregular noun) karena bentuk jamaknya tidak berakhiran dengan huruf s.

The children’s toys are straggled (Mainan-mainan anak-anak itu berantakan)

Aturan 4: gunakan hanya apostrof (‘) pada kata benda yang berakhiran huruf s meskipun kata benda tersebut tunggal (singular).

Anis’ legs are black and blue (Kaki anis lebam)