Basic Grammar A1 - A2


Singular and Plural Noun | Pengertian, Kegunaan, Contoh Kalimat | Joesin

Share this page  

Kata benda tunggal merupakan kata benda yang memiliki jumlah satu. Apabila ada kata benda dengan jumlah lebih dari satu, maka kata benda tersebut disebut kata benda jamak. Sangat sederhana. Dalam bahasa Indonesia, untuk membuat perubahan dari kata benda tunggal ke kata benda jamak memiliki beberapa tahapan. Pertama, tidak ada perubahan (satu kursi àdua kursi). Kedua, adanya pengulangan kata (kursi àkursi-kursi). Ketiga, juga terjadi perubahan sebagian, seperti pepohonan. Bagaimana dengan bahasa Inggris? Mari kita simak.

I have a cat (Aku punya seekor kucing)

I have two cats (Aku punya dua kucing)

Setidaknya ada beberapa tahapan dalam membuat kata benda menjadi bentuk jamak.

a.     Kata Benda Jamak dengan Imbuhan –s/-es

Mengubah kata benda tunggal ke kata benda jamak bisa kita lakukan dengan hanya menambahkan tambahan –s/-es di belakang kata tersebut. Tambahan ini berguna menunjukkan arti jamak. Pada umumnya, kebanyakan kata benda menggunakan imbuhan –s/-es ini.

Contoh:

I am interested in borrowing your book. (Aku tertarik pinjam bukumu)

I am interested in borrowing your books. (Aku tertarik pinjam buku-bukumu)

Baca Aturan Kapan Menggunakan Imbuhan –s/-es

b.    Kata Benda Jamak tidak Beraturan

Perlu kamu ketahui juga bahwa ada beberapa kata benda yang tidak menggunakan tambahan –s/-es saat berbentuk jamak. Perhatikan contoh berikut.

A child (1 anak) – children (anak-anak)

A tooth (1 gigi) – teeth (beberapa gigi)

A woman (1 wanita) – women (beberapa wanita)

Contoh:

Your child is playing in the garden. (Anakmu sedang bermain di taman)

Your children are playing in the garden. (Anak-anakmu sedang bermain di taman)

c.      Kata Benda Jamak sama Bentuknya dengan Kata Benda Tunggal

Ada juga kata benda yang tidak mengalami perubahan dalam bentuk tunggal maupun jamak.

One deer (1 rusa) – three deer (3 rusa)

One fish (1 ikan) – three fish (3 ikan)

One sheep (1 domba) – three sheep (3 domba)

 Contoh:

From the lake, I caught five fish. (Dari danau, aku menangkap lima ikan)

I counted fifty sheep in the farm (Aku menghitung lima puluh domba di ladang)

d.    Kata Benda Jamak dari Serapan Bahasa Lain

Beberapa kata benda lain memiliki bentuk jamak meskipun kata tersebut pinjaman dari bahasa lain.

One bacterium (1 bakteri) – three bacteria (3 bakteri)

One cactus (1 kaktus) – three cacti (3 kaktus)

One phenomenon (1 fenomena) – three phenomena (3 fenomena)

 Contoh:

            My brother puts ten cacti in the room. (Saudaraku meletakkan sepuluh kaktus di kamar)

One bacterium may transform into some bacteria. (Satu bakteri bisa jadi berubah beberapa bakteri)

e.      Kata Benda yang Selalu Dihitung Jamak

Beberapa kata benda tidak memiliki bentuk tunggal (singular).

Contoh: trousers, pants, jeans, scissors, etc.